Suratku, Bukumu

madisonpubliclibrary.org

Pagi ini mungkin kau hampir jenuh membaca suratku yang kesekian. Bagaimana tidak, isinya sama, selalu rindu, dan tentang percakapan kita setiap sore.

Ohh iya, ada yang lupa aku ceritakan kemarin sore. Tentang keinginkanku mengajakmu ke perpustakaan ibukota. Ahh, ingin sekali rasanya aku tenggelam di antara buku buku dan melantunkan banyak puisi puisi bersamamu. Lalu kemudian menari nari di atas rak buku, bersembunyi dari kejaran penjaga perpustakaan, atau menertawakan mereka yang ketahuan bercumbu saat memilih buku.

Aku ingin bersembunyi di antara tumpukkan buku buku di kamarmu, lalu keluar kapanpun aku ingin memelukmu. Sayang, sungguh waktu yang membentengi kita sungguh menyiksa. Setiap malam tidurku selalu gelisah, karena aku tak tahu apa setiap pagi kau bahagia.

Sayang, suratku tak perlu kau balas. Aku hanya ingin kau temui malam ini.

Advertisements
Suratku, Bukumu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s