Gadis Mungil di Sudut Bar

Selamat pagi kamu yang ada di sudut bar, masih menikmati menyeduh kopi dan bahagia setelahnya?

Menyajikan secangkir nikmat dan menjelaskan tentang bahagia kepada siapapun yang menyapamu. Aku tidak mengatakan senyummu adalah candu, tapi aku pernah merasakan rindu akan senyummu. Berhari-hari.

Kamu tahu kenapa secangkir kopi hitam itu menyenangkan? Setidaknya cukup untuk menggantikan peluk bagi siapa-siapa yang tidak sanggup menahan lebih lama rindu.

Kepada kamu gadis di sudut bar,

Hari ini hujan, aku datang terlambat dan kamu telah kembali kepada pelukmu. Tetapi senyummu masih menyisakan sedikit kehangatan di sudut bar. Aku duduk ditempat biasa memesan secangkir kopi yang sama, hanya terasa berbeda tanpa senyumanmu.

Hari ini aku menyuratimu, baru sehari alpa tetapi rinduku sudah tidak karuan.

Tertanda,

Aku.

Gadis Mungil di Sudut Bar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s