#29

Dalam sajak aku bernada, menumpahkan peluk dalam kata.

Adalah senja, alasanku untuk selalu berpulang.

Bukankah rindu tak pernah berdusta tentang cinta?

Ketika rumah menjadi surga para canda, akupun menyimpan sejuta candu untuk sekedar tertawa.

Kamu memang penawar segala lara, meski senyummu selalu menyisakan tanya.

#29

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s