#12

Untuk kamu yang kusebut cinta

Seperti biasa, berkali kuucapkan rindu, berkali pula kuucapkan cinta, berkali pula kamu tagih cinta dan berkali pula kamu tagih rindu.

Dan masih selalu sama. Cintalah yang selalu kita pernyatakan untuk kemudian cinta kembali yang kita pertanyakan.

Kamu tau? Bukankah cinta tak memiliki batasan sebuah pernyataan?

Dan kenapa masih selalu saja menjadi sebuah pertanyaan untuk tuk tolak ukur cinta dalam kita?

Memang cinta selalu menyimpan tanya. Karena memang cinta tak pernah nyata.

Dan malam ini malam kesekian dari beberapa malam lainnya kamu pertanyakan cinta. Untuk kemudian mendapatkan tolak ukur pernyataan cinta dariku.

Ahh, sungguh aku menyerah. Aku tak memiliki sebuah angka pasti untuk menyatakan sebuah cinta untukmu.

#12

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s